​Setahun Kabinet Merah Putih: Prabowo Puji Menteri yang ‘Berani Ambil Risiko’ Tanpa Tunggu Petunjuk

Iklan

Selasa, 06 Januari 2026, 19.41 WIB
Last Updated 2026-01-06T11:42:15Z
HeadlineNasionalPrabowo SubiantoPresiden RI

​Setahun Kabinet Merah Putih: Prabowo Puji Menteri yang ‘Berani Ambil Risiko’ Tanpa Tunggu Petunjuk


Suasana Taklimat Awal Tahun 2026 di Bogor


KLIKBACA.ID, BOGOR — Suasana Taklimat Awal Tahun 2026 di Bogor terasa penuh apresiasi saat Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih, Selasa (6/1). Dalam momen refleksi satu tahun kepemimpinannya tersebut, Presiden secara khusus memuji keberanian para menterinya yang tidak lagi bekerja secara pasif. Ia menegaskan bahwa inisiatif mandiri adalah kunci keberhasilan pemerintahannya.


"Saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif. Karena mengambil keputusan, mengambil inisiatif itu membutuhkan keberanian. Yang paling aman, paling gampang, adalah tidak berbuat apa-apa atau menunggu petunjuk," ujar Prabowo dengan nada tegas di hadapan para pembantunya.


Presiden menilai bahwa kemandirian dalam mengeksekusi kebijakan ini lahir karena jajaran kabinet sudah menyerap visi besar pemerintah dengan sangat baik. Baginya, ketergantungan berlebih pada instruksi atasan justru akan menghambat gerak cepat pembangunan. Ia menekankan bahwa kualitas seorang pemimpin diukur dari sejauh mana mereka memahami arah strategis negara.


"Pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami direktif pemimpin. Sehingga, yang dipahami adalah arah besar. Bukan tiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan," imbuh Prabowo.


Keberanian mengambil keputusan tersebut terbukti membawa dampak nyata melalui berbagai program strategis yang sukses berjalan di sepanjang tahun 2025. Salah satu yang paling menonjol adalah perluasan jangkauan kesejahteraan melalui sektor pangan dan gizi yang kini telah dirasakan oleh puluhan juta rakyat Indonesia.


"Sebagai contoh, Program Makan Bergizi Gratis pada awal 2026 ini telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat. Selain itu, saya juga bangga atas capaian swasembada beras yang berhasil kita raih pada tahun 2025 lalu," ungkap Presiden yang disambut antusias oleh peserta taklimat.


Menutup arahannya, Prabowo kembali menegaskan bahwa segala laporan keberhasilan yang ia sampaikan kepada rakyat adalah buah dari dedikasi kolektif kabinetnya. Ia mengaku tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari para menteri yang berani bertindak di lapangan.


"Dengan demikian, saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin saya sebagai presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya," pungkas Prabowo. (Ril/**)