Dorong Ekonomi Rakyat, Pemprov Sulsel Dukung Ekosistem Bisnis Kesehatan Berbasis Komunitas

Iklan

Senin, 20 April 2026, 19.43 WIB
Last Updated 2026-04-20T11:43:54Z
DaerahHeadlinePemprov SulselSekda Sulsel

Dorong Ekonomi Rakyat, Pemprov Sulsel Dukung Ekosistem Bisnis Kesehatan Berbasis Komunitas

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, saat menghadiri gelaran Forever Healthy Indonesia (FHI) Awarding Day


KLIKBACA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memperkuat langkah dalam menciptakan keselarasan antara kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Salah satu strategi utamanya adalah mendukung ekosistem bisnis kesehatan yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga berorientasi pada dampak sosial yang nyata.


Komitmen ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, saat menghadiri gelaran Forever Healthy Indonesia (FHI) Awarding Day yang berlangsung di Makassar, Minggu (19/4/2026).


Menurut Jufri, tantangan ekonomi dan kesehatan saat ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendirian. Perlu ada tangan dingin dari sektor swasta untuk menjangkau lapisan masyarakat terdalam.


“Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha, menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah,” tegas Jufri.


Ia menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh FHI, yang menggabungkan edukasi kesehatan dengan pemberdayaan ekonomi, sangat sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Fokus pada upaya promotif dan preventif dinilai krusial untuk menekan angka penyakit tidak menular di Sulawesi Selatan.


Selain aspek kesehatan, Jufri menyoroti potensi kewirausahaan berbasis komunitas sebagai mesin baru penggerak ekonomi kerakyatan. Model bisnis ini dinilai mampu Membuka peluang kerja bagi masyarakat yang terdampak dinamika ekonomi, Mendorong lahirnya wirausahawan baru di tingkat lokal, dan Memperkuat ketahanan ekonomi daerah dari akar rumput.


Meski demikian, Pemprov Sulsel mengingatkan agar seluruh pelaku usaha tetap beroperasi dalam koridor regulasi yang berlaku dan memprioritaskan perlindungan konsumen.


Dalam kesempatan yang sama, CEO FHI, Susan Barlin, mengungkapkan alasan kuat di balik pengembangan jaringan bisnis ini di tanah air. Meski berdomisili di Filipina, Susan mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia.


“Saya melihat Indonesia memiliki masyarakat yang sangat terbuka dan punya potensi besar untuk berkembang. Melalui jaringan komunitas ini, kami ingin lebih banyak orang punya akses ke peluang usaha sekaligus lebih sadar akan pentingnya gaya hidup sehat,” ujar Susan.


Acara Awarding Day ini menjadi momentum apresiasi bagi individu dan komunitas yang telah berkontribusi aktif dalam mengembangkan ekosistem bisnis kesehatan. Hal ini membuktikan bahwa tren kolaborasi antara pemerintah dan swasta kini menjadi kunci utama dalam menjawab isu kesehatan sekaligus menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan di daerah.


Sumber: Rilis Pers Pemprov Sulsel