Gelar Audit Maternal Perinatal, Pemkab Sinjai Targetkan 'Zero Death' Ibu dan Bayi

Iklan

Selasa, 21 April 2026, 11.15 WIB
Last Updated 2026-04-21T03:15:31Z
AuditDinkes SinjaiHeadline

Gelar Audit Maternal Perinatal, Pemkab Sinjai Targetkan 'Zero Death' Ibu dan Bayi

Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respon (AMPSR)


BERITABERSATU.COM, SINJAI – Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai mengambil langkah tegas dalam memitigasi risiko kematian ibu dan bayi di wilayahnya. Melalui agenda Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respon (AMPSR) yang digelar pada 21–22 April 2026, Pemkab Sinjai membedah secara total sistem penanganan kegawatdaruratan medis dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban publik dalam memastikan tidak ada nyawa yang hilang karena keterlambatan penanganan atau kesalahan prosedur.


Andi Jefrianto menginstruksikan seluruh jajaran tenaga kesehatan untuk tidak hanya berdiam diri di dalam fasilitas layanan. Ia menekankan pentingnya "jemput bola" melalui kolaborasi dengan elemen masyarakat desa.


"Setiap faskes wajib menjalin kemitraan dengan kader desa dan tokoh masyarakat. Kita butuh mata dan telinga di lapangan untuk melakukan deteksi dini risiko tinggi pada ibu hamil sebelum menjadi kondisi gawat darurat," tegasnya di Ruang Pertemuan Dinkes Lantai II.


Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan forum teknis yang menghadirkan panel ahli, di antaranya Dokter Spesialis Obgyn & Anak, Dokter Spesialis Anestesi, serta Praktisi Klinis (Bidan & Perawat)


Salah satu output utama dari AMPSR 2026 ini adalah penyusunan rekomendasi aplikatif untuk memperkuat sistem rujukan. Tujuannya jelas: mempercepat waktu respons (response time) saat terjadi kasus kritis di wilayah terpencil agar pasien segera mendapatkan penanganan spesialis.


Pemerintah Kabupaten Sinjai menegaskan bahwa penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah prioritas non-negosiasi. Melalui evaluasi berkala dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan, Sinjai bertekad mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera secara berkelanjutan. (**)