Gercep Lawan El Nino, Bupati Sinjai ‘Jemput Bola’ ke Kementan Demi Amankan Nasib Petani

Iklan

Senin, 20 April 2026, 20.30 WIB
Last Updated 2026-04-20T12:30:08Z
AdvertorialHeadlinePemkab SinjaiSinjai

Gercep Lawan El Nino, Bupati Sinjai ‘Jemput Bola’ ke Kementan Demi Amankan Nasib Petani

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, didampingi kadis TPHP saat menyambangi kantor pusat Kementerian Pertanian RI di Jakarta


KLIKBACA.ID, JAKARTA – Tak ingin sektor pertanian di "Bumi Panrita Kitta" lumpuh akibat cuaca ekstrem, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, melakukan aksi gerak cepat (gercep) dengan menyambangi kantor pusat Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Senin (20/4/2026).


Langkah "jemput bola" ini dilakukan langsung ke Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) guna memastikan dukungan pusat mengalir deras ke Kabupaten Sinjai. Didampingi Kepala Dinas TPHP Sinjai, H. Kamaruddin, Bupati Ratnawati hadir untuk memperjuangkan infrastruktur irigasi sekaligus mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi El Nino.


Bukan sekadar kunjungan formal, Bupati Ratnawati membawa misi khusus: mengajukan usulan rencana kegiatan irigasi yang krusial bagi produktivitas lahan di Sinjai.


"Hari ini Ibu Bupati menghadiri rakor Antisipasi El Nino di Kementan sekaligus mengajukan usulan rencana kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian kita di Sinjai," ujar H. Kamaruddin.


Menyadari ancaman El Nino bukan isapan jempol, Pemkab Sinjai telah menyusun "peta jalan" penyelamatan pangan. Beberapa langkah strategis yang disiapkan antara lain Pemetaan wilayah yang paling rawan terdampak kekeringan, Identifikasi potensi sumber air permukaan secara detail, Optimalisasi bantuan pompanisasi dan perbaikan infrastruktur irigasi, Percepatan masa tanam serta penggunaan varietas padi umur genjah yang lebih tahan terhadap kekeringan, dan Memperkuat koordinasi agar penanganan dampak iklim lebih terintegrasi.


Langkah proaktif ini diharapkan mampu memangkas birokrasi dan mempercepat kucuran dana maupun bantuan fisik dari Pemerintah Pusat. Dengan terjaganya sistem irigasi dan kesiapan benih unggul, ketahanan pangan di Kabupaten Sinjai diharapkan tetap stabil meski dihantam perubahan iklim global.


Langkah Bupati perempuan pertama di Sinjai ini pun mendapat apresiasi sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap kesejahteraan para petani yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. (Ads)