![]() |
| Puluhan warga rentan di Kabupaten Sinjai menerima bantuan ATENSI dari Pemerintah di Kantor Pos Cabang Sinjai Utara. |
KLIKBACA.ID, SINJAI – Sebanyak 43 warga rentan Kabupaten Sinjai menerima bantuanAsistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa pemenuhan nutrisi dan alat bantu serta modal kewirausahaan.
Bantuan tersebut disalurkan atas kerjasama Pemkab Sinjai dan Sentra Pangurangi Takalar Kementerian Sosial RI.Adapun penyalurannya dilaksanakan selama dua hari yaitu Tanggal 16-17 Juli 2026 di Kantor Pos Cabang Sinjai Utara.
Bantuan ini diberikan untuk memperkuat upaya rehabilitasi, pemberdayaan, dan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sinjai bekerja sama dengan Sentra Pangurangi Takalar Kemensos RI dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan hidup layak sekaligus pemberian bantuan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi sosial yang bertujuan meningkatkan keberfungsian sosial dan mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat.
Seluruh bantuan yang disalurkan merupakan tindak lanjut hasil asesmen yang dilakukan tim teknis Dinas Sosial, pendamping rehabilitasi sosial, tim Sentra Pangurangi Takalar, serta pemerintah desa setempat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ATENSI ini merupakan wujud nyata sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan rehabilitasi sosial yang terintegrasi, sekaligus memperkuat pemberdayaan dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Menurutnya, kolaborasi dengan Sentra Pangurangi Takalar akan terus diperkuat agar layanan sosial semakin luas, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Kolaborasi dengan Sentra Pangurangi Takalar akan terus kami perkuat agar cakupan layanan sosial semakin luas. Pemenuhan hak-hak lansia dan penyandang disabilitas menjadi prioritas untuk memastikan mereka dapat menjalani kehidupan yang layak, mandiri, dan bermartabat," ujarnya.
Sementara itu, Pekerja Sosial Ahli Muda Sentra Pangurangi Takalar, Muhammad Akbar, menjelaskan bahwa bantuan kewirausahaan yang disalurkan telah disesuaikan dengan minat, kemampuan, dan potensi masing-masing penerima manfaat agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
"Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara. Kami berharap pemenuhan kebutuhan hidup layak dapat meringankan beban harian para penerima manfaat, sementara bantuan kewirausahaan menjadi sarana pemberdayaan yang mampu mendorong kemandirian ekonomi mereka," pungkasnya. (*).
