Sempat Dikira Hilang, Kakek 81 Tahun di Biringere Sinjai Ditemukan Meninggal di Sungai

Iklan

Jumat, 14 Agustus 2026, 22.16 WIB
Last Updated 2026-08-14T14:16:09Z
Berita SinjaiHeadlinepenemuan mayatPeristiwa

Sempat Dikira Hilang, Kakek 81 Tahun di Biringere Sinjai Ditemukan Meninggal di Sungai

Evakuasi Mayat lansia di sungai Lompu


KLIKBACA.ID, SINJAI — Hari Jumat (14/8/2026) yang sejatinya berjalan biasa berubah menjadi duka kelabu bagi keluarga Andi Hasan Pintjara (81). Langkah kakinya keluar rumah pada pagi hari untuk membuang sampah menjadi pamitan terakhir lansia asal Jalan Wolter Monginsidi, Lingkungan Lompu, Kelurahan Biringere tersebut.


Peristiwa pilu ini bermula sekitar pukul 08.00 WITA. Seperti biasa, almarhum melangkah keluar rumah untuk membuang sampah di sekitar lingkungan permukimannya. Namun, hingga jam berganti dan matahari semakin tinggi, Kakek Andi Hasan tak kunjung melangkahkan kaki kembali ke rumah.


Rasa cemas dan tanda tanya mulai menyelimuti benak sang anak, Andi Hastuti. Kekhawatiran itu akhirnya terjawab dengan kabar duka yang menyayat hati pada pukul 10.46 WITA.


"Ayah terakhir keluar rumah jam 08.00 WITA untuk membuang sampah, tapi sampai siang belum kembali," tutur Andi Hastuti dengan nada penuh duka saat memberikan keterangan.


Harapan keluarga untuk menemukan Kakek Andi Hasan dalam keadaan selamat sirna saat seorang warga setempat, Ardiansyah, melihat sesosok tubuh mengapung di aliran Sungai Lompu—tidak jauh dari pemukiman warga.


Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Sinjai dan Polres Sinjai yang menerima laporan segera terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Jasad almarhum sempat dilarikan ke RSUD Sinjai untuk penanganan medis dan proses identifikasi sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka.


Kini, almarhum Andi Hasan Pintjara telah berada di rumah duka di Lingkungan Lompu, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara. Suasana haru dan isol Isak tangis menyelimuti kedatangan jasad almarhum saat diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.


Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta tetangga sekitar yang mengenal almarhum sebagai sosok sesepuh di lingkungan setempat. (**)