Bupati Sinjai Hadiri Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

Iklan

Jumat, 18 September 2026, 21.08 WIB
Last Updated 2026-09-18T13:08:25Z
AdvertorialBupatiHeadlineKemendagriMakassarPemkab SinjaiPercepatan Pertumbuhan EkonomiRakorSinjai

Bupati Sinjai Hadiri Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

 

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif saat menghadiri rakor percepatan pertumbuhan ekonomi yang diselenggarakan oleh Kemendagri.





KLIKBACA.ID, MAKASSAR- Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif bersama Kepala Daerah lainnya di Sulawesi Selatan mengikuti rakor percepatan pertumbuhan ekonomi yang diselenggarakan oleh oleh Kemendagri diRuang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat, (18/9/2026).


Rakor yang dihadiri  Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Kepala BPS, dan Deputi Kementerian PPN/Bappenas ini jugamembahas penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.


Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif dalam rakor tersebut menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk terus memperkuat sektor-sektor unggulan daerah yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.


Menurut Bupati Ratnawati, percepatan realisasi program prioritas menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan UMKM, peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan, serta mendorong investasi di sektor jasa dan pariwisata.


"Kami di Kabupaten Sinjai terus berupaya mempercepat realisasi program prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Dengan demikian, melalui rakor ini menjadi bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil, sebagaimana capaian yang telah diraih di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan alhamdulillah Sinjai meraih peringkat pertama kategori kabupaten/kota yang mampu tumbuh kuat di atas 5 persen dengan capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 11,14 persen pada Triwulan I Tahun 2026," pungkasnya.


Selain pertumbuhan ekonomi, kata Bupati, rakor juga membahas sejumlah indikator makro pembangunan daerah, seperti tingkat kemiskinan, inflasi, tingkat pengangguran terbuka, serta pengelolaan keuangan daerah.


"Pembahasan tersebut diarahkan pada penyusunan langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi di masing-masing daerah,"jelasnya.


Pada kesempatan yang sama, Kemendagri juga menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan kinerja dan inovasi dalam peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.(Adv).