Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Standar, Pemkab Sinjai Segera Inspeksi Seluruh SPPG

Iklan

Kamis, 05 November 2026, 12.44 WIB
Last Updated 2026-11-05T04:44:22Z
AdvertorialDaerahHeadlinePemkab SinjaiSatgas MBGSPPG

Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Standar, Pemkab Sinjai Segera Inspeksi Seluruh SPPG

 

Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa saat memimpin Rakor Satgas MBG di Gedung Command Center Rujab Bupati Sinjai.








KLIKBACA.ID, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) akan melakukan inspeksi dan penilaian terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sinjai.


Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG memenuhi standar operasional, kebersihan, keamanan pangan, serta kualitas pelayanan dalam mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).


Rencana tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Satgas MBG yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai sekaligus Ketua Satgas MBG, Andi Jefrianto Asapa, di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (4/11/2026).


Dalam rapat tersebut, dipaparkan 14 indikator yang akan menjadi acuan tim dalam melakukan inspeksi dan penilaian kelayakan operasional SPPG.


Ke-14 indikator itu mencakup legalitas dokumen, ketersediaan staf, tenaga chef, sumber air minum, sumber air untuk memasak, fasilitas rantai dingin berupa chiller dan freezer, kompor, sanitasi dasar, alat pemadam api ringan (APAR), label kemasan ompreng, jenis dan luas bangunan SPPG, gudang kering dan basah, video alur produksi, serta ketersediaan CCTV untuk pengawasan dapur.


Hasil penilaian terhadap seluruh indikator tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan rekomendasi kelayakan operasional masing-masing SPPG. Rekomendasi itu terbagi dalam tiga kategori, yakni layak dilanjutkan, layak dilanjutkan dengan perbaikan, atau tidak layak dilanjutkan.


Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mengatakan bahwa Satgas MBG akan segera menyusun jadwal pelaksanaan inspeksi, termasuk pembagian tugas kepada organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pengawasan penyelenggaraan SPPG.


“Sebagaimana instruksi Mendagri, kita akan lakukan inspeksi terhadap SPPG yang ada di Kabupaten Sinjai,” ungkapnya.


Ia menegaskan, pelaksanaan program MBG tidak sekadar berorientasi pada proses memasak dan pendistribusian makanan. Lebih dari itu, setiap SPPG harus mampu menjamin makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, higienis, aman, dan layak dikonsumsi oleh penerima manfaat.


“MBG ini program Nasional Presiden RI Prabowo Subianto. Realisasinya di lapangan harus sesuai standar gizi layak dikonsumsi,” tegasnya.


Selain menyoroti aspek pengawasan dan kelayakan SPPG, Andi Jefrianto juga menekankan pentingnya keberlanjutan program MBG dalam memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.


Ia mendorong agar setiap SPPG menjalin kerja sama dengan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.


“Tadi juga kami mendorong, SPPG melakukan kerja sama dengan petani-petani kita. Tujuannya tentu agar perputaran ekonomi masyarakat meningkat, dan inflasi tidak terjadi di Sinjai,” tambahnya.


Dalam kesempatan itu, Sekda juga meminta seluruh OPD menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.


Dinas Kesehatan diharapkan melakukan pemantauan terhadap kualitas dan kandungan gizi makanan, sementara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) bertanggung jawab dalam pengawasan penanganan limbah dapur. OPD lainnya juga diminta berperan aktif sesuai bidang masing-masing.


Melalui koordinasi dan pengawasan terpadu ini, Pemkab Sinjai berharap pelaksanaan program MBG dapat berjalan optimal, memenuhi standar yang telah ditetapkan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Keberhasilan program tersebut, menurut pemerintah daerah, membutuhkan komitmen dan tanggung jawab bersama seluruh elemen, dengan tetap berpegang pada tujuan utama MBG, yakni meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat.


Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar, Kepala Dinas Pendidikan sekaligus Sekretaris Tim Satgas MBG Irwan Suaib, Kepala Kantor Kementerian Agama Sinjai, sejumlah kepala OPD, koordinator wilayah SPPG, kepala SPPG, mitra SPPG, para camat, serta pihak terkait lainnya. (*).