Kerjasama Terjalin Antara Pemkab dan PT Semen Tonasa, Sampah di Sinjai Bakal Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

Iklan

Rabu, 20 Mei 2026, 18.43 WIB
Last Updated 2026-05-20T10:43:13Z
AdvertorialBahan Bakar AlternatifDaerahIndustriPemkab SinjaiPT Semen TonasaSampah

Kerjasama Terjalin Antara Pemkab dan PT Semen Tonasa, Sampah di Sinjai Bakal Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

 

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif dan Manajer AFR PT Semen Tonasa melakukan penandatangan kerjasama untuk mengolah sampah di Sinjai.





KLIKBACA.ID, SINJAI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai resmi menjalin kerjasama dengan PT Semen Tonasa untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi bahan bakar alternatif melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).


​Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama yang dilakukan langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama Manajer AFR (Alternative Fuel & Raw Material) PT Semen Tonasa, Sukarjono dan disaksikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai, H. Sofwan Sabirin di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (20/5/2026).


Langkah ini diambil sebagai upaya bersama dalam mengatasi persoalan hilirisasi sampah domestik di wilayah tersebut.


​Sampah rumah tangga yang sebelumnya hanya berakhir dan menumpuk di tempat pembuangan, kini akan diproses menjadi bahan bakar industri melalui teknologi RDF. Hasil olahan limbah tersebut nantinya digunakan untuk menyuplai kebutuhan energi dalam proses produksi semen milik PT Semen Tonasa.


​Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, memberikan respons positif dengan terealisasinya kerja sama ini.


"Saya sangat mengapresiasi kerjasama ini karena tata kelola persampahan saat ini memang menjadi salah satu atensi dan prioritas serius pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,"pungkasnya.


​Sementara, Manajer AFR PT Semen Tonasa, Sukarjono, mengatakan bahwa respons cepat dari Pemkab Sinjai menjadi modal penting untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern.


​“Alhamdulillah hari ini kami telah melakukan penandatanganan MoU dengan Ibu Bupati terkait pengelolaan sampah melalui teknologi RDF. Ke depan, kerja sama ini akan dilanjutkan dalam bentuk kontrak kerja sama,” ucapnya.


​Sukarjono menambahkan, program ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang yang berkesinambungan. Pihaknya berharap, implementasi teknologi RDF di Sinjai tidak hanya menyelesaikan masalah polusi lingkungan, tetapi juga membawa dampak positif dari aspek sosial dan ekonomi sirkular.

“Ibu Bupati sangat merespons baik karena memang penanganan sampah menjadi perhatian pemerintah daerah. Kami berharap melalui kerja sama ini nantinya akan muncul manfaat dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan, sehingga Sinjai menjadi daerah yang lebih bersih dan tertata,” pungkasnya. (Adv)