![]() |
| Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif saat membuka HLM Elektronifikasi Transaksi TPID dan TP2DD di Ruang Pola Kantor Bupati. |
KLIKBACA.ID, SINJAI- Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan perekonomian daerah melalui digitalisasi transaksi sekaligus pengendalian inflasi.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif saat membuka High Level Meeting (HLM) Elektronifikasi Transaksi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Rabu, (19/8/2026).
HLM ini menjadi momentum untuk mengevaluasi langkah yang telah dilakukan sekaligus memperkuat strategi Pemkab Sinjai dalam memperluas transaksi digital Pemda dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Bupati, Hj. Ratnawati dalam arahannya meminta penguatan sistem penerimaan daerah berbasis digital melalui penyusunan roadmap 2026–2029, dengan tidak hanya diarahkan pada sektor penerimaan pajak dan retribusi, tetapi juga pada berbagai sektor potensial yang dapat meningkatkan efisiensi pelayanan dan penerimaan daerah.
“Jangan hanya berfokus pada mengejar target nominal, tetapi bangunlah sistem penerimaan digital yang akuntabel, transparan, dan mempermudah pelayanan bagi seluruh masyarakat Sinjai,” tegas Ratnawati.
Berdasarkan hasil Monev, realisasi PAD Sinjai berjumlah Rp74,9 Miliar atau 64,31 Persen per 31 Juli 2026. Atas realisasi tersebut, Bupati meminta seluruh OPD pengelola pendapatan agar segera menginventarisasi dan memutakhirkan data potensi pajak dan retribusi daerah, menetapkan target indikator Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), serta memetakan kesenjangan dan kendala di lapangan sebagai dasar penyusunan rencana aksi guna memaksimalkan penerimaan PAD sebelum akhir tahun.
"Digitalisasi transaksi memiliki keterkaitan erat dengan penguatan perekonomian daerah. Sistem transaksi yang semakin cepat, mudah dan transparan diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat dan pelaku usaha menghadapi dinamika pasar,"tandasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan dan Bank Sulselbar atas dukungan serta pendampingan dalam mempercepat transformasi tata kelola keuangan daerah berbasis digital di Kabupaten Sinjai.
HLM turut dihadiri Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Bayu Martanto, Deputi Direktur BI Sulsel Oki Hermawan, serta Direktur Operasional dan TI Bank Sulselbar Iswadi Ayub yang mewakili Direktur Utama Bank Sulselbar, Forkopimda Sinjai, Sekda, Kepala OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Sinjai. (Adv).
