![]() |
| Asosiasi Peternak Ayam Petelur Sinjai saat menggelar rapat di Aula SMAN 1 Sinjai beberapa waktu lalu. |
KLIKBACA.ID, SINJAI – Asosiasi Peternak Ayam Petelur Kabupaten Sinjai berharap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sinjai dapat menyerap telur hasil produksi peternak lokal.
Harapan tersebut kembali disuarakan menyusul belum terealisasinya penyerapan telur lokal oleh SPPG, meskipun persoalan itu sebelumnya telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai.
Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Sinjai, Jamaluddin, mengatakan persoalan tersebut kembali menjadi salah satu pembahasan dalam rapat asosiasi yang digelar pada 4 November di Aula SMA Negeri 1 Sinjai.
Menurutnya, rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, di antaranya pengusulan dan pembaruan data peternak ayam petelur (layer) calon penerima Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) untuk Kabupaten Sinjai.
Selain itu, pihaknya juga kembali membahas persoalan belum terserapnya telur produksi peternak lokal oleh SPPG yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
" Dalam rapat itu kami membahas beberapa hal, di antaranya pengusulan atau pembaruan data peternak layer calon penerima cadangan jagung pemerintah (CJP) untuk Kabupaten Sinjai, dan juga membicarakan kembali terkait telur peternak lokal Sinjai yang belum diserap oleh SPPG MBG," ujar Jamaluddin.
Ia menjelaskan, aspirasi tersebut sebelumnya telah disampaikan langsung kepada Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dalam pertemuan di Rumah Jabatan Bupati Sinjai.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, H. Burhanuddin, Kepala Bappeda Sinjai Haerani Dahlan, serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Syamsul Alam.
Jamaluddin mengungkapkan, Bupati Sinjai saat itu merespons positif harapan para peternak agar telur produksi lokal dapat menjadi bagian dari pasokan kebutuhan SPPG. Namun, hingga kini harapan tersebut belum terealisasi.
"Pada pertemuan itu, Bupati Sinjai sangat merespons positif harapan para peternak. Namun, hingga saat ini belum terealisasi. Olehnya itu, kami berharap ada pertemuan antara asosiasi dengan SPPG yang ada di Kabupaten Sinjai untuk mencari solusi," harapnya.
Tak hanya itu, Asosiasi Peternak Ayam Petelur Sinjai juga berencana menyampaikan aspirasi para peternak lokal kepada DPRD Kabupaten Sinjai agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan bisa dicarikan solusi bersama.
Sebelumnya, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menerima kunjungan Asosiasi Peternak Ayam Petelur Kabupaten Sinjai di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Selasa, 16 Juni 2026.
Audiensi tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum diskusi untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi peternak ayam petelur di Kabupaten Sinjai.
Dalam pertemuan itu, salah satu solusi yang dibahas adalah membangun kemitraan antara peternak lokal dengan SPPG yang beroperasi di Kabupaten Sinjai. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus membantu meningkatkan harga telur di tingkat peternak.
Para peternak kini berharap adanya tindak lanjut konkret dari pemerintah daerah dan pengelola SPPG agar produk telur lokal Sinjai dapat terserap secara optimal, sehingga program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak setempat. (Syam).
